Minggu, 03 April 2011

[ KKDH ] Cerita Cinta Dari Masa Lalu

oleh Tav Emerald pada 26 November 2010 jam 3:52
Hari ini, kulepas kau dari hatiku.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Pria penuh pesona yang pernah menggetarkan seluruh jiwa dan ragaku. Seseorang yang dengan berani merebut posisi special di hatiku. Seseorang yang pernah menjadi sandaran hatiku dan kau buat aku mabuk kepayang. Kau yang seperti candu bagiku. Seperti udara yang kubutuhkan untuk bernafas. Kau yang dengan mudahnya berhasil mengusik fikiranku bahkan yang sering kuimpikan.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Pemuda yang pernah kubisikkan syair senduku. Dan kudongengkan cerita kelamku. Itu kau yang dalam diam mencerna semua perkataanku dan berkata, “Sudah lah. Jangan diceritakan kalau itu membuatmu sedih.” Lalu kau menatapku sayu dan tersenyum. Seketika aku seperti terbius. Dan setelah itu kita menjadi sangat akrab. Kau penuh canda dan selalu berhasil membuatku ceria pada tiap harinya.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Seseorang yang kupercaya dapat mengisi kekosongan hatiku dan menjadikanku lengkap. Seseorang yang kemudian menawarkan cintanya kepadaku. Aku menerimamu dengan penuh kebahagiaan. Bahkan aku sampai tak sadar kalau kau memperalatku.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Seseorang yang pernah menjadi segalanya dalam hidupku. Yang kuharap adalah cinta sejatiku. Tapi apa yang kau lakukan setelah itu? Kau buat aku melayang jauh ke awan kemudian menghempaskanku jatuh hingga ke bumi. Kau memang tak mencampakkan aku. Tapi sikap diammu seperti bukan kau yang kukenal. Kau sama dinginnya dengan air hujan yang mengguyurku dengan derasnya sampai aku menggigil. Tetapi rasa kecewaku jauh lebih sakit dari itu. Sungguh kau tega padaku.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Pujaanku yang dulu menggandeng tanganku dan menciumnya dengan mesra. Seseorang yang selalu kutunggu kedatangannya di 21 Cinema untuk bermain game kesukaan kami. Hingga akhirnya aku jengah menunggu harena kau yang tak kunjung datang lagi seperti dulu. Kau memang bukan lagi yang dulu. Aku benci sikapmu yang mendiamkanku seolah aku boneka. Aku juga punya perasaan. Kau tahu itu. Tapi tak kah kau merasa aku terluka dengan sikapmu yang tiba – tiba berubah? Kupikir tadinya kau diam karena sedang ada masalah. Kudiamkan kau untuk sendiri dan perfikir. Namun apa setelah itu? Kau masih sama dinginnya.

Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Penjahat cintaku yang kemudian kutinggalkan kau tanpa alasan. Maaf. Tetapi kau sudah tidak ada perhatian lagi padaku. Kau lebih sibuk dengan duniamu sendiri. Jadi ketika naluriku berbisik agar aku pergi, aku pun pergi dan menghilang dari hidupmu. Kupikir dengan begitu semua akan berakhir. Namun aku masih terus mengingatmu. Dan malam ini aku kembali teringat tentang cerita kita. Tetapi rasa sedihku tak kan membuatnya kembali utuh, bukan? Kau pun pasti setuju dengan keputusanku. Telah kupilih jalanku sendiri tanpamu. Dan itu suatu kebijaksanaan yang brilian. Tanpamu aku tak perlu bersedih. Meski kau pernah menorehkan luka. Namun aku masih mampu mengendalikan diriku sendiri agar tetap berdiri kokoh dengan kedua kakiku sendiri. Aku tak perlu menyesal meninggalkanmu. Karena belum tentu aku bahagia bersamamu jika aku masih tetap disisimu. Dan aku tak perlu datang meminta maaf padamu. Kau pun pasti maklum. Kau sendiri tak pernah sekalipun memberitahukan alamat lengkapmu. Karena itu aku tak akan mencarimu. Ini lah keputusanku.

Hari ini, kulepaskan kau dari hatiku. Cinta dari masa laluku. Setelah semua yang kulalui. Aku baik – baik saja tanpamu. Aku tak perlu menengok masa lalu. Biar lah semua mengalir dan berjalan apa adanya. Karena semakin aku mengingatmu, semakin bertambah bebanku. Aku juga tak mau bergulat ke masa itu. Dan tak mau sedih karenamu. Semuanya telah berlalu. Cerita kita juga telah lama usai tiga tahun lamanya. Aku juga telah memiliki pendamping dan tak sepantasnya aku mengingatmu, bukan? Maaf, ya. Kau tahu, aku lega sekarang. Kini aku bebas menjalani hari – hariku tanpa bayang – bayangmu. Selamat tinggal cinta dari masa laluku. Kuharap kau pun juga bahagia sekarang. ^_^

Yogyakarta, 26/11/10, 04:28 WIB

Tulisan ini di ikut sertakan dalam Lomba Menulis "Hari Ini, Kulepas Kau Dari Hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar