Minggu, 03 April 2011

Sinopsis Dandelion

Setiap orang punya impian dan cita – cita. Tapi impian yang seperti apa? Ketika impian yang kita pilih tidak cukup untuk menyenangkan orang yang kita sayangi termasuk keluarga. Mereka menganggap impian kita tidak berguna dan sebagainya. Lalu kau harus bagaimana? Sementara kau lelah menjadi seperti apa yang mereka inginkan. Tetapi pada akhirnya kita sebagai anak lah yang harus memilih mana yang terbaik.

Odi, merasa hidupnya sungguh tidak adil. Sejak kecil, gadis itu sudah ditinggal kedua orang tuanya. Ia pun dibesarkan oleh keluarga dari pihak ayahnya. Namun, didikan keluarganya begitu keras. Odi selalu dituntut untuk menjadi anak yang baik, berprestasi, dan penurut. Odi harus menuruti keinginan keluarganya. Sampai memilih sekolah pun juga demikian. Semuanya. Sampai akhirnya ia tumbuh menjadi remaja yang pendiam dan tertutup. Ketika diusia remajanya yang labil dan penuh emosi, Odi berpikir ingin menyerah saja. Ia sudah lelah. Ia pun berada di persimpangan jalan dimana ia harus memilih. Bertahan dengan impiannya atau melepasnya.

Belum lagi seorang teman yang menganggapnya sahabat telah menghianatinya. Masalah pun bertambah rumit. Ditambah lagi kekasihnya memutuskannya tanpa alasan yang masuk akal. Odi pun mengutuk nasibnya. Ia pun melarikan diri dari rumah dan membuat kekacauan di dalam keluarga besarnya. Dari situ lah pertualangan pencarian jati diri Odi pun dimulai. Odi sekuat tenaga harus bertahan menghadapi kejamnya kehidupan. Ia juga dipertemukan oleh cinta. Cinta yang justru menghancurkannya membuat gadis itu semakin frustasi. Hingga ia berhenti untuk mencari cinta dan menutup hatinya untuk siapa pun juga. Sampai suatu ketika ia kembali menata hidupnya dan membuka lembaran baru. Tanpa disadarinya masa lalu tengah mengintai hidupnya. Dan secara tidak sengaja, ia dipertemukan kembali dengan cinta pertamanya. Namun keduanya telah memiliki dunia yang berbeda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar